Langit memang tak mendengar
tapi entah kenapa ..
aku setia sekali bercerita dengan bintang-bintang yang kuberi nama "Makara Polaris"
Dengan ditemani sinar rembulan
yang akan berlabuh di planet bercincin dan berkapten Saturnalia.
Yang akan dijawab dengan luruhnya air langit yang menetes
Yang kuanggap sebagai pelindung air mata dan berkah bagiku
disaat itulah aku berdoa bersama terbawanya arus yang mengalir layaknya air mata..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar