Jumat, 09 Februari 2018

Ayah,Aku Ingin Bilang….


Move On = bangkit,perpindahan
            Move on kata yang sangat familiar ditelinga kita,kata yang gampang diucapkan sulit dilakukan,kata yang sering digembar-gemborkan dan dianut oleh sebagian orang yang baru putus cinta,dan beribu pengertian diluar sana dengan persepsi yang berbeda-beda.
Namun menurutku pribadi Move On itu tidak harus karena mantan,entah mantan pacar,mantan gebetan yang tak kesampean .Aku merasa Move on itu adalah suatu tindakan yang harus dilakukan untuk menuju hal atau sesuatu yang lebih baik dari sebelumnya..
Contohnya yan Indonesia ini,daripada ngomong yang berat-berat yang aku masih belum mempunyai solusi mending aku ingin mendorong dan ingin sekali Ayahku Move on dari masa lalulnya
            “Move On itu tidak segampang membalikkan tangan”
Iya.Emang.Aku tau kok,pernah ngrasain aku juga masi belajar otodidak kok bagaiman cara Move On,masi suka open book kalau lagi diuji mantan nanya kabar.eak.bercanda lo bercanda. Kalo mantan nana kabar ya  aku jawab aku lebih baik tanpamu dong. Wkwk ga ding ku dan mantan-mantanku tetep keep in touch dengan baik kok..
Uda Move On kok swearrrr terkewer kewer !!!!  uda biasa kok biasaaah sudah biasaaaa
Bye ! back to the topic
Kali ini aku ingin sekalimengajak Ayahku berpikir maju kedepan,mengajak berpikir kalau jaman baby boomer nya itu sudah expired berreformasi menjadi jaman millenium yang jelas sekali berbeda dengan jamannya dahulu kala.
Namun kendalanya,mengajak beliau itu ibarat aku mau menariknya dari lubang yang sulit banget mau ditinggalin entah terlalu berkesan indah atau terlalu buruk di tempat itu,gak dikasih pengertian,itu orang gak bakal mengerti jikalau diluar sana uda banyak revolusi.
Mau memberi tau tapi ntar dibilang sok pinter atau apalah
Mau didiemin akunya berada pada tempat yang bukan tahun kelahiranku.Jauh sangat jauh
Jadi jauh mimpiku  kan ?
Ah bagai makan buah simalakama
Contohnya nih yaa..
“Ayah itu dulu waktu SD sudah bisa nyari uang sendiri,uda biayain adik-adik sekolah bikin rumah blablabla… Lah kamu sekarang sudah usia berapa masi minta gendong ayah…” Sindirannya maknyusss pantesan nilai B.Indonesia diatas rata-rata majas ironinya keren sih
Dan cerita diatas bagaikan radio yang diputar berkali-kali hingga hapal diluar kepala diluar kepala dengan cerita inspiratif dan miris nya itu.
Cukup satu  contoh dari beribu contoh yang beliau ceritakan kepadaku yang terkadang bikin kami berdebat hingga aku lelah terkadang hamper menangis.hiks..
Namun aku mengerti dari cerita beliau itu ingin mengajarkan sesuatu yang mungkin aku masih belum memahami maksudnya.Yang terkadang bikin emosi yang terkadang membawaku harus menyelami masa lalunya supaya aku bersyukur , yang kini aku ketahui adalah
“Aku tau bahwa masih banyak hal yang belum aku ketahui”
“Aku tau bahwa cinta harus pakai otak”
“Aku tau bahwa kuliah itu mahal,supaya kuliah cepat klaar dan mandiri”
“Aku tau bahwa orang tuaku kerja keras menghidupi dan membesarkanku dengan kasih sayang
“Aku tau bahwa kebahagiaanku adalah tanggung jawabku”
“Aku harus tau passionku,supaya gak hidup mengikuti jalan milik orang lain” – ini masih miss labil
Yang aku ingin kasih tahu kepada Ayah Move On itu seperti belajar fisika memakai rumus w=fxs
Work/usaha,,force/gaya,distance/jarak..
Dimana usaha akan selalu melibatkan gaya dan perpindahan.Usaha hanya akan terjadi kalau gaya yang bekerja pada suatu benda menghasilkan perpindahan pada benda..
Nah sekarang gimana mau move on kalau usaha aja nothing

Udah ah goyang dumang dulu yuk yah lalu kita belajar move on bersama ! J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar