Move On =
bangkit,perpindahan
Move on kata yang sangat familiar
ditelinga kita,kata yang gampang diucapkan sulit dilakukan,kata yang sering
digembar-gemborkan dan dianut oleh sebagian orang yang baru putus cinta,dan
beribu pengertian diluar sana dengan persepsi yang berbeda-beda.
Namun menurutku
pribadi Move On itu tidak harus karena mantan,entah mantan pacar,mantan gebetan
yang tak kesampean .Aku merasa Move on itu adalah suatu tindakan yang harus
dilakukan untuk menuju hal atau sesuatu yang lebih baik dari sebelumnya..
Contohnya yan
Indonesia ini,daripada ngomong yang berat-berat yang aku masih belum mempunyai
solusi mending aku ingin mendorong dan ingin sekali Ayahku Move on dari masa
lalulnya
“Move On itu tidak segampang
membalikkan tangan”
Iya.Emang.Aku
tau kok,pernah ngrasain aku juga masi belajar otodidak kok bagaiman cara Move
On,masi suka open book kalau lagi diuji mantan nanya
kabar.eak.bercanda lo bercanda. Kalo mantan nana kabar
ya aku jawab aku lebih baik tanpamu
dong. Wkwk ga ding ku dan mantan-mantanku tetep keep in touch dengan baik kok..
Uda Move On kok
swearrrr terkewer kewer !!!! uda biasa
kok biasaaah sudah biasaaaa
Bye ! back to
the topic
Kali ini aku
ingin sekalimengajak Ayahku berpikir maju kedepan,mengajak berpikir kalau jaman
baby boomer nya itu sudah expired
berreformasi menjadi jaman millenium yang
jelas sekali berbeda dengan jamannya dahulu kala.
Namun
kendalanya,mengajak beliau itu ibarat aku mau menariknya dari lubang yang sulit
banget mau ditinggalin entah terlalu berkesan indah atau terlalu buruk di
tempat itu,gak dikasih pengertian,itu orang gak bakal mengerti jikalau diluar
sana uda banyak revolusi.
Mau memberi tau
tapi ntar dibilang sok pinter atau apalah
Mau didiemin
akunya berada pada tempat yang bukan tahun kelahiranku.Jauh sangat jauh
Jadi jauh
mimpiku kan ?
Ah bagai makan
buah simalakama
Contohnya nih
yaa..
“Ayah itu dulu
waktu SD sudah bisa nyari uang sendiri,uda biayain adik-adik sekolah bikin
rumah blablabla… Lah kamu sekarang sudah usia berapa masi minta gendong ayah…”
Sindirannya maknyusss pantesan nilai B.Indonesia diatas rata-rata majas
ironinya keren sih
Dan cerita
diatas bagaikan radio yang diputar berkali-kali hingga hapal diluar kepala
diluar kepala dengan cerita inspiratif dan miris nya itu.
Cukup satu contoh dari beribu contoh yang beliau
ceritakan kepadaku yang terkadang bikin kami berdebat hingga aku lelah
terkadang hamper menangis.hiks..
Namun aku
mengerti dari cerita beliau itu ingin mengajarkan sesuatu yang mungkin aku masih
belum memahami maksudnya.Yang terkadang bikin emosi yang
terkadang membawaku harus menyelami masa lalunya supaya aku bersyukur , yang
kini aku ketahui adalah
“Aku tau bahwa
masih banyak hal yang belum aku ketahui”
“Aku tau bahwa
cinta harus pakai otak”
“Aku tau bahwa
kuliah itu mahal,supaya kuliah cepat klaar dan mandiri”
“Aku tau bahwa
orang tuaku kerja keras menghidupi dan
membesarkanku dengan kasih sayang
“Aku tau bahwa
kebahagiaanku adalah tanggung jawabku”
“Aku harus tau
passionku,supaya gak hidup mengikuti jalan milik orang lain” – ini masih miss
labil
Yang aku ingin
kasih tahu kepada Ayah Move On itu seperti belajar fisika memakai rumus w=fxs
Work/usaha,,force/gaya,distance/jarak..
Dimana usaha
akan selalu melibatkan gaya dan perpindahan.Usaha hanya akan terjadi kalau gaya
yang bekerja pada suatu benda menghasilkan perpindahan pada benda..
Nah sekarang
gimana mau move on kalau usaha aja nothing
Udah ah goyang
dumang dulu yuk yah lalu kita belajar move on bersama ! J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar